KUALA KURUN – HaloKalteng.Com – Suasana khidmat dan penuh kemenangan menyelimuti Kabupaten Gunung Mas saat ribuan umat Muslim melaksanakan ibadah Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Untuk pastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan aman, Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas mengerahkan personel secara masif untuk melakukan pengamanan di berbagai titik rumah ibadah.
Penyebaran personel dilakukan dengan menyasar masjid-masjid besar yang tersebar di beberapa kecamatan, mulai dari Kecamatan Kurun, Tewah, Kahayan Hulu Utara (Kahut), Sepang, Mihing Raya, Rungan, hingga Manuhing. Kehadiran aparat kepolisian yang bersinergi dengan TNI ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman kepada jemaah serta mengatur arus lalu lintas di sekitar area masjid.
Berdasarkan pantauan di lapangan, di wilayah Kecamatan Kurun, Masjid Agung Darun Najah yang menampung sekitar 400 jemaah menjadi salah satu titik fokus utama. Di sana, lima personel Polri didukung dua personel TNI tampak berjaga di pintu masuk dan jalur utama Jalan Letjend Soeprapto. Hal serupa juga terlihat di Masjid Al Muhajirin, Masjid Al Mustakim, Masjid Nurul Yaqin, dan Masjid Jami Ar Raudah yang masing-masing dijaga ketat oleh tim gabungan.
Tidak hanya di pusat kabupaten, pengamanan juga menyentuh wilayah pelosok. Di Kecamatan Tewah, Masjid Darul Aman dengan estimasi 500 jemaah menjadi titik konsentrasi pengamanan terbesar di wilayah tersebut. Sementara di Kecamatan Sepang, personel Polri disiagakan di lima masjid berbeda, termasuk Masjid Nurul Islam dan Masjid At Taqwa, guna mengantisipasi kepadatan di jalur lintas Kurun-Palangka Raya.
“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima dan menjamin kebebasan beribadah dengan tenang,” ucap Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, Kabag Ops AKP Nurheriyanto Hidayat, S.H., M.Si, Sabtu, 21 Maret 2026.
Dia bersyukur, seluruh rangkaian kegiatan ibadah Salat Idulfitri di wilayah hukum Polres Gumas berjalan dengan sangat aman, tertib, dan kondusif.
“Kami menerjunkan personel di setiap titik pelaksanaan sholat guna memastikan tidak ada kendala keamanan maupun hambatan arus lalu lintas bagi para jemaah,” jelasnya.
Dia menambahkan, keberhasilan pengamanan ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara Polri, TNI, dan tokoh agama setempat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga toleransi dan ketertiban. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa di hari yang fitri ini, masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara yang memberi perlindungan dan rasa aman,” terangnya.
Seluruh rangkaian ibadah yang dipimpin oleh para ulama dan ustadz terkemuka seperti KH Fahmie di Masjid Agung Darun Najah hingga H Murjani, L.C. di Tumbang Miri berlangsung tanpa hambatan berarti.
Dengan selesainya pengamanan Salat Idulfitri ini, Polres Gumas akan melanjutkan fokus pada pengamanan objek wisata dan titik keramaian masyarakat selama masa libur Lebaran guna mengantisipasi lonjakan aktivitas warga. (Tim Redaksi)