Wabup Katingan Safari Ramadan di Tumbang Jiga, Serap Aspirasi Masyarakat

KASONGAN – HaloKalteng.com – Wakil Bupati (Wabup) Katingan, Firdaus, melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Desa Tumbang Jiga, Kecamatan Katingan Hulu, Sabtu 7 Maret 2026.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda Pemerintah Kabupaten Katingan dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Dalam kegiatan itu, Firdaus bersama rombongan juga menyerahkan tali asih kepada pengurus Masjid Al-Fajri serta masyarakat setempat sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan di desa tersebut.

Safari Ramadan yang dilaksanakan pemerintah daerah tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, terutama terkait kondisi pembangunan di wilayah Kecamatan Katingan Hulu.

Firdaus mengatakan, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mengetahui berbagai kebutuhan yang ada di daerah.

“Melalui kegiatan Safari Ramadan ini kami dapat bertemu langsung dengan masyarakat serta mengetahui berbagai persoalan yang ada di wilayah,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah melakukan penyesuaian anggaran yang berdampak pada sejumlah program pembangunan daerah.

“Pada tahun 2025 terjadi efisiensi anggaran sekitar Rp98 miliar, sedangkan pada tahun 2026 efisiensi anggaran mencapai kurang lebih Rp350 miliar. Kondisi ini tentu mempengaruhi pelaksanaan beberapa program pembangunan,” jelasnya.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap berupaya memprioritaskan pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat, termasuk rencana perbaikan jalan utama menuju Kecamatan Katingan Hulu.

“Untuk perbaikan jalan utama menuju Kecamatan Katingan Hulu direncanakan dengan anggaran sekitar Rp30 miliar agar mobilitas masyarakat semakin lancar,” ungkapnya.

Selain itu, Firdaus juga menyampaikan rencana program Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang ditargetkan menjangkau sekitar 300 siswa mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA. Program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat. (AN)

Facebook Comments Box