Polsek Rungan Jemur Satu Ton Jagung, Dukung Swasembada Pangan

KUALA KURUN – HaloKalteng.Com –Akselerasi program ketahanan pangan nasional terus diperkuat jajaran kepolisian di tingkat sektor. Halaman di Mapolsek Rungan bertransformasi menjadi area produktif dalam upaya mendukung hilirisasi pertanian jagung di wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas).

Mulai pagi, personel Polsek Rungan yang dipimpin langsung Kapolsek Ipda Muhamad Helmi Hakim, S.H, melaksanakan proses pengeringan atau penjemuran hasil panen jagung hibrida.

“Sebanyak satu ton jagung dalam bentuk tongkol dijemur dan dihamparkan secara merata untuk memastikan kadar air mencapai standar yang diinginkan, sebelum memasuki tahap pemipilan,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, Sabtu, 7 Februari 2026.

Dia mengatakan, jagung itu merupakan hasil panen yang dilakukan pada Rabu, 28 Januari 2026 lalu di lahan binaan Polsek Rungan. Kegiatan pengeringan ini merupakan tahap krusial dalam menjaga kualitas hasil panen.

“Kami pastikan bahwa setiap butir jagung hibrida ini memiliki nilai jual yang tinggi bagi petani. Kami akan terus mengawal ketahanan pangan dari hulu hingga hilir,” tegasnya.

Dia menuturkan, langkah penjemuran di area kantor polisi ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam mendukung Program Asta Cita Presiden di sektor jagung menuju swasembada pangan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan berkelanjutan,” terangnya.

Setelah proses penjemuran selesai dan mencapai tingkat kekeringan yang tepat, lanjut dia, seluruh jagung tersebut akan segera dilakukan pemipilan. Hasil dari program ini diharapkan menjadi stimulus bagi masyarakat sekitar untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif.

“Dengan adanya keterlibatan aktif personel Polri dalam pendampingan pertanian, maka diharapkan stabilitas pasokan pangan daerah tetap terjaga, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara kepolisian dan warga desa setempat,” pungkasnya. (Tim Redaksi)

Facebook Comments Box